Kue babon

      Sebentar lagi akan menghadapi hari raya idul fitri, pastinya orang-orang sedang sibuk membuat kue untuk hari raya, pembuatan kue untuk hari raya memang sudah menjadi tradisi masyarakat khususnya kaum ibu-ibu. Kue buatan sendiri sangat banyak macamnya, ada yang kue yang tradisional sampai modern, untuk daerah di desa ada banyak makanan tradisional yang mungkin hanya di buat pada hari raya, kue ini bernama kue baban, kue ini terbuat dari bahan tepung tapioka,terigu,telur,dan bahan-bahan lainnya.
     Kue babon ini sangat enak karena rasanya gurih, kue ini bukan di goreng tetapnya di panggang di oven menggunakan kompor minyak. Hampir setiap rumah khususnya di desa Bangkunat belimbing membuat kue ini saat hari raya, kue babon ini sangat banyak bentuknya sesuai selera yang membuat, bentuk yang umum kue babon antara lain bentuk bunga,bulan,cakar,cipir,dan bentuk lainnya.

image

image

By: Sigit permadi

Tiwol/oyek

      Makanan tradisional adalah makanan yang menjadi ciri atau khas suatu daerah, makanan tradisional berbahan baku alami dan proses pembuatannya juga masih dengan cara tradisional. Salah satu makanan tradisional orang jawa yang mungkin tidak asing lagi adalah: tiwol, makanan ini berbahan baku singkong tanpa tercampur bahan-bahan lain, tiwol ini konsumsi sebagai pengganti makanan pokok yaitu beras, tiwol juga di jual di pasar-pasar tradisional yang biasa di sebut sego tiwol, sayur untuk sego tiwol dapat berupa dedaunan,sayur nangka, dan tempe goreng, tiwol sangat cocok untuk diet karena walaupun makan hanya sedikit perut sudah terasa sangat kenyang.
       Tiwol selain di jadikan sebagai makanan pokok tiwol juga bisa di gunakan sebagai makanan cemilan, untuk cemilan tiwol yang sudah di masak di beri parutan kelapa dan di aduk hingga merata, makanan ini sering di makan saat pagi hari sebagai teman minum kopi/teh dan tiwol juga di gunakan sebagai campuran beras saat memasak.
     Untuk membuat Tiwol harus melalui proses yang panjang, karena singkong yang di gunakan sebagai tiwol setelah di kupas kulitnya dan di belah singkong tersebut harus di jemur sampai kering, setelah kering namanya adalah gaplek, gaplek inilah yang akan di gunakan sebagai tiwol, setelah menjadi gaplek bila ingin di jadikan tiwol gaplek harus di rendam selama kurang-lebih tiga hari, selama tiga hari kita harus mengganti airnya setiap pagi dan gaplek yang di rendam harus di bersihkan. Setelah selesai gaplek selain dapat menjadi tiwol dapat juga di jadikan makanan yang enak yaitu gatot, makanan ini di aduk juga dengan parutan kelapa, untuk di buat tiwol gaplek tersebut di jemur kembali hingga kering, setelah kering gaplek di tumbuk di lesung yang terbuat dari kayu atau di giling, setelah menjadi tepung dan siap untuk di masak, untuk menyimpan tiwol agar tahan lama layaknya beras kita harus membuat tepung tersebut menjadi oyek, untuk membuat oyek kita harus memberi sedikit air ke tepung gaplek dan di gosok dengan tangan sampai muncul butiran dari tepung tesebut, ambil butiran tersebut lalu jemur hingga kering, setelah kering akan berwarna coklat agak kuning, bila sudah menjadi oyek dapat bertahan layaknya beras.

image

image

By: sigit permadi

Kue jipang

       Ramadhan telah di lalui dan tidak terasa sudah hampir hari raya idul fitri dan pastinya sekarang lagi sibuk-sibuknya sedang membuat jajan atau kue untuk hari raya, selain membuat makanan sendiri ada juga yang membeli  di toko karena tidak mau repot-repot. Untuk di desa-desa yang paling khas kue lebaran dan buatan sendiri adalah jipang, kue ini berbahan baku ketan,gula,dan asam, kue ini termasuk makanan tradisional dan proses pembuatan kue ini sangat panjang, hampir setiap rumah di Desaku membuat kue ini, tetapi membuat kue ini hanya di lakukan setiap tahun sekali yaitu sebagai hidangan hari raya.
    Rasa khas kue ini adalah rasa manis dan gurihnya ketan, kue jipang ini dapat bertahan lebih dari satu bulan tanpa pengawet tambahan, faktor yang membuat awet adalah gula. Untuk membuat kue jipang ini di butuhkan ketan putih di masak setengah matang dan di jemur hingga kering, bila ingin membuat kue jipang warna-warni bisa di beri pewarna pada ketan sebelum di jemur, ketan yang sudah kering biasa di sebut icengkaruk, pengeringan ketan ini harus mendapatkan sinar matahari cukup agar kering maksimal, ketan yang sudah kering dan menjadi cengkaruk bisa di simpan dahulu kira-kira tiga hari sebelum di buat.
    Setelah ketan sudah siap tinggal menyiapkan gula putih dan rebusan air asam, untuk membuat kue ini di butuhkan cetakan yang terbuat dari kayu. Untuk membuat harus mengikuti takaran yaitu air asam dan gula sama-sama satu gelas dan bersama-sama di rebus di wajan hingga mengental bila perlu tambahkan vanili secukupnya, setelah itu masukkan ketan tersebut yang sudah di takar dengan citakan, aduk hingga rata di dalam wajan,  setelah rata masukkan ke dalam cetakan dan padatkan dengan botol, bila sudah padat potong menggunakan pisau dan mengikuti ukuran yang ada pada cetakan, setelah semua di potong-potong kue jipang sudah siap di sajikan untuk kue hari raya.
image

image

image

By: Sigit permadi

Suasana pagi hari di desa

       Waktu pagi adalah waktu untuk memulai bekerja baik yang di kota atau di desa, pekerjaan di dua daerah ini sangat berbeda, untuk di kota para penduduknya banyak yang bermata pencaharian di bidang industri atau jasa, berbeda dengan yang di desa para penduduknya banyak yang bermata pencaharian di sektor petanian yaitu bercocok tanam di ladang dan menanam tumbuhan yang dapat membuahkan hasil. Waktu pagi juga waktu badan segar untuk olahraga yang dapat penyegarkan badan, untuk penduduk yang bertempat tinggal di desa mungkin olahraga tidak di pentingkan bahkan tidak pernah melakukan olahraga sama sekali, mungkin karena pekerjaan mereka yang berat.
      Bila pagi hari penduduk yang bermata pencaharian di sektor pertanian(petani) sangat ramai dan berbondong-bondong ke kebun atau ke sawah baik jalan kaki maupun mengendarai sepeda motor. Mereka para petani berangkat ke kebun atau ke sawah pagi-pagi dan membawa bekal untuk makan siang, para petani ini biasanya pulang dari kerja sore hari, mereka selain bekerja di kebun,ladang,atau sawah sendiri mereka juga kerja buruh, pastinya di sektor pertanian, karena pekerjaan di sektor pertanian tidak mesti mendapatkan uang setiap hari, jadi dengan buruh dapat menambah penghasilan.
image

By: sigit permadi

Suasana pagi hari di desa

       Waktu pagi adalah waktu untuk memulai bekerja baik yang di kota atau di desa, pekerjaan di dua daerah ini sangat berbeda, untuk di kota para penduduknya banyak yang bermata pencaharian di bidang industri atau jasa, berbeda dengan yang di desa para penduduknya banyak yang bermata pencaharian di sektor petanian yaitu bercocok tanam di ladang dan menanam tumbuhan yang dapat membuahkan hasil. Waktu pagi juga waktu badan segar untuk olahraga yang dapat penyegarkan badan, untuk penduduk yang bertempat tinggal di desa mungkin olahraga tidak di pentingkan bahkan tidak pernah melakukan olahraga sama sekali, mungkin karena pekerjaan mereka yang berat.
      Bila pagi hari penduduk yang bermata pencaharian di sektor pertanian(petani) sangat ramai dan berbondong-bondong ke kebun atau ke sawah baik jalan kaki maupun mengendarai sepeda motor. Mereka para petani berangkat ke kebun atau ke sawah pagi-pagi dan membawa bekal untuk makan siang, para petani ini biasanya pulang dari kerja sore hari, mereka selain bekerja di kebun,ladang,atau sawah sendiri mereka juga kerja buruh, pastinya di sektor pertanian, karena pekerjaan di sektor pertanian tidak mesti mendapatkan uang setiap hari, jadi dengan buruh dapat menambah penghasilan.

By: sigit permadi

Anak sapi yang baru lahir

       pamanku memiliki sapi yang lumayan banyak, sampai-sampai ia kewalahan memberi makan sapi-sapinya. Hampir setiap hari ia harus mencari rumput-rumput segar dan di arit untuk sapi-sapi yang ia pelihara, sapi milik pamanku tidak semua miliknya, hampir sebagian milik orang dan ia hanya mengurus dan nanti setelah beranak, anak sapi di bagi dengan pamanku dan pemilik sapi tersebut, susahnya memelihara sapi adalah setiap hari kita harus memberi makanan rumput walapun sedang hujan, dan juga kita harus menunggu lama sampai sapi tersebut beranak.
     Namun ada juga keuntungan memelihara sapi, yaitu bila sudah besar sapi tersebut bisa di jual dan menghasilkan uang, sapi yang jantan dan memiliki tenaga kuat dapat di gunakan untuk membajak sawah, dan kotoran sapi juga dapat di gunakan sebagai pupuk kandang untuk tanaman.
       Dari sekian banyak sapi ada salah satu sapi yang sedang hamil, sapi ini sudah terlihat hampir melahirkan jadi pamanku harus terus-menerus mengawasi sapi tersebut jangan sampai sapi tersebut melahirkan mati anaknya karena bisa rugi pamanku. Setelah lama akhirnya melahirkan juga, tetapi sapi ini melahirkan anaknya tidak di kandang, pada saat itu sapi tersebut sedang di ikat di rumput-rumput kebun, untungnya ada orang lewat dan memberi tahu pamanku bahwa sapinya akan melahirkan. Setelah beberapa saat pamanku sudah menggendong anak sapi yang baru melahirkan ke rumah, sapi tersebut ternyata laki-laki, pamanku sangat senang melihat kehadiran anak sapi yang di nanti-nantikannya.

image
image

Bu: Sigit permadi

Lokan

       Lokan adalah jenis hewan yang hidup di air, hewan ini jarang di temukan di sembarang tempat, ia banyak di temukan di rawa-rawa,kolam,muara,sungai yang berlumpur,dan lain-lain. Hewan ini hidup berkelompok di dalam air, dan hewan ini memiliki bentuk seperti tempurung yang sangat keras, dan lokan tersebut hidup di dalamnya. Hewan ini jarang menampakan dirinya ia hanya bersembunyi di balik tempurung yang melindunginya, kegunaan tempurung ini pastinya untuk melindungi dirinya dari ganguan hewan pemangsa atau predator.
       Warna tempurung lokan ini hitam kehijauan, ada juga yang menyebutnya kijing, hewan ini sangat unik dan sangat mudah mencarinya di dalam rawa-rawa,muara atau kolam yang berlumpur, ia tidak akan pergi atau melawan bila di sentuh. Lokan ini juga dapat di konsumsi, tetapi harus dalam proses pengolahan yang panjang, lokan sebelum di olah harus di rebus terlebih dahulu hingga beberapa jam agar kita dapat memisahkan lokan dengan tempurungnya, setelah matang tinggal memotong lokan menjadi bagian yang kecil-kecil setelah itu tinggal di masak, lokan ini bila tidak bisa mengolahnya akan anyir atau amis jadi di butuhkan keahlian.

image

image

By: Sigit permadi

Manfaat kolang kaling

       Kolang kaling adalah makanan khas yang banyak di temukan di pasar-pasar sebagai campuran minuman, apalagi saat-saat ramadhan kolang kaling menjadi incaran untuk menu pembuka setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Kolang kaling yang berbentuk bulat lonjong dan berwarna putih ini rasanya kenyal menjadi sensasi tersendiri di mulut, kandungan gizi di dalam kolang kaling juga cocok untuk memulihkan stamina yang hilang saat puasa.
     Kolang kaling ada hasil dari perebusan endisperm dari buah batang aren yang masih muda, untuk mendapatkan kolang kaling tanpa membeli di pasar kita harus mengolah buah kolang kaling yang masih terbungkus oleh kulit yang tebal, saat pengambilan dan pengolahan buah kolang kaling harus berhati-hati karena getah yang di hasilkannya bila terkena kulit rasanya akan sangat gatal. Untuk terhindar dari getah yang berbahaya tersebut kolang kaling harus di bakar terlebih dahulu sampai kulitnya hangus atau di  rebus hingga beberapa jam, setelah itu kolang kaling tersebut di rendam di dalam air kapur hingga beberapa hari untuk menghilangkan getah yang berbahaya tersebut.
      Aren adalah tumbuhan penghasil buah Kolang kaling, tumbuhan ini tersebar di seluruh indonesia, pohon aren biasanya tumbuh di dataran yang memiliki ketinggian 250-1400 meter di atas permukaan laut, aren selain buahnya yang banyak manfaatnya ijuk juga memiliki manfaatnya yaitu di buat sapu, ada satu lagi manfaat yang ada pada pohon aren yaitu dapat di buat gula merah, dan gula aren harganya jauh lebih mahal dari gula kelapa.

image

image

image

By: Sigit permadi

Persiapan lahan pertanian

        indonesia termasuk negara yang masyarakatnya sebagian rakyatnya mata pencarian sehari-hari adalah dengan bercocok tanam, para perkerja di sektor petanian biasa di sebut petani. Petani yang ingin bercocok tanam pastinya membutuhkan lahan untuk menanam sumber daya alam yang bisa diperbaharui seperti: jagung,padi,kacang hijau,kedelai,kacang tanah,beberapa jenis sayuran/buah-buahan, dan lain-lain.
       Untuk bercocok tanam sendiri harus mempunyai keahlian dan pengalaman, karena bercocok tanam sama dengan mengadu nasib dengan hama. Lahan untuk bercocok tanam harus di sesuaikan dengan apa yang ingin di tanam, dan tanah tersebut harus di olah agar mudah menanam, untuk limbah bekas tanaman para petani tidak susah-susah mengendalikannya, limbah tanam yang sudah mengering cukup dengan di bakar, untuk menggemburkan tanah hanya di bajak menggunakan traktor, tetapi tidak semua tanaman yang di tanam tananya di gemburkan, salah satu tanaman yang setiap penanaman tanahnya di gemburkan, tanaman tersebut adalah kacang tanah.
       Untuk lahan tanaman yang baru di olah atau di buka perlu proses yang lama, lahan baru ini seperti bekukar. Bekukar yang ingin di buka dan di gunakan sebagai lahan bercocok tanam pertama harus di tebas terlebih dahulu, setelah di tebas, hasil tebasan setelah kering harus di bakar agar memudahkan pekerjaan, sehabis di tebas dan di bakar, pastinya tumbuh rumput kecil-kecil, dan cara terakhir di semprot menggunakan herbisida, setelah semua selesai dan rumput-rumput mati, lahan pertanian siap di tanam.

image

image

image

By: Sigit permadi

Cara mengupas kulit jagung

       Jagung adalah salah satu hasil pertanian indonesia yang melimpah,  jagung ditanam oleh petani di lahan yang kosong tanpa ada pepohonan yang merindangi, jagung memang tidak bisa berkembang bagus bila di tanam di tanam di bawah pohon-pohon yang rindang, jagung harus terkena langsung oleh cahaya matahari. Saat jagung panen pastinyaw sangat banyak lapangan pekerjaan, mulai dari mengunduh, hasil unduhan di ojekkan,dan penggilingan, yang utama adalah mengunduh jagung, mengunduh jagung di kerjakan oleh para buruh, mengupas kulit jagung sendiri bukanlah cara yang mudah, karena di butuhkan teori agar tangan tidak sakit dan mengeluarkan tenaga terlalu kuat. Untuk mengupas kulit jagung pertama di butuhkan alat yang bernama sundep,

Alat ini terbuat dari bambu yang di lancipi agar mudah menusuk kulit jagung yang membungkus buah jagung, setelah terkupas sedikit kita tinggal mengupas kulit jagung tersebut, ini caranya:

image

image

Dari Cara di atas kita dapat mengupas tanpa mengeluarkan tenaga yang kuat dan pasti kerjanya juga cepat, semoga cara ini dapat membantu.

By: sigit permadi

Page 4 of 3212345678...2030...Last »